Liburan Musim Panas di Jepang

Waku-waku Nihongo

Liburan adalah hal yang diidam-idamkan oleh semua anak sekolah. Bisa bebas dari segala tugas, bisa bebas dari deringan weker tiap pagi, bisa bebas dari pusing memikirkan ulangan, pokoknya asyik. Natsu [musim panas] di Jepang berlangsung dari bulan Juli sampai September. Belajar di tengah udara yang panas dan lembab memang tidak menyenangkan, jadi diadakanlah liburan musim panas dari 20 Juli sampai 31 Agustus.

Akan tetapi jangan bayangkan natsu yasumi [liburan musim panas] di Jepang sama dengan liburan cawu di negara kita. Para murid sudah dibekali buku doriru [buku latihan] yang harus dikerjakan selama natsu yasumi. Selain itu, ada tugas kansatsu nikki [buku harian observasi], yaitu mencatat suatu pertumbuhan suatu tanaman. Segala pernik tugas itu memang mengganggu keindahan liburan, tetapi baiklah kita masih bisa menghemat baterai jam weker selama natsu yasumi.

Tetapi benarkah begitu? Ternyata tidak, setiap murid dibekali kaado [kartu] yang akan distempel oleh pelatih rajio taisou [senam pagi dengan gerakan dari waktu yang seragam] di seluruh negara, serta musik yang dialunkan melalui radio]. Barang siapa rajin mengikuti senam ini akan mendapat hadiah dari sekolah. Bukti dari keikutsertaan ini adalah terteranya stempel pelatih di kartu. Semakin banyak stempel tertera semakin banyak peluang mendapatkan penghargaan tertinggi. Senam ini diadakan di tempat yang ditunjuk. Caranya? Para murid yang tinggal di daerah itu [dari sekolah yang berbeda-beda] setiap pagi di musim panas mengikuti senam bersama-sama, setelah itu ia akan mendapatkan tanda tangan [stempel] dari pelatih. Kemudian kartu yang sudah dibubuhi stempel dibawa ke sekolah pada saat liburan sekolah sudah berakhir, dan pihak sekolah akan memberi pengharagaan atas kerajinan bangun pagi selama natsu yasumi. Seakan masih belum cukup dengan tugas sekolah, selain itu tidak sedikit juga anak yang mengikuti kursus/les selama natsu yasumi.

Panas dan lembabnya udara ditambah dengan tugas sekolah membuat natsu menjadi musim yang mungkin menjadi teramat menyebalkan bagi anak-anak sekolah di Jepang. Namun, sebenarnya ada sisi yang bisa dinikmati juga. Selama natsu ada berbagai acara yang diselenggarakan. Hanabi taikai [pesta kembang api], misalnya. Langit natsu dihiasi kembang api hampir tiap malam. Selain itu ada juga pasar malam. Ada bayak makanan khas natsu, misalnya wata ame [gulali] ringo ame [apel yang dicelup dengan gula], juga permainan seperti kingyo sukui [‘menyelamatkan ikan mas’]. Dengan membayar sejumlah uang kita akan diberi baskom kecil dan sebuah sendok kertas. Dengan peralatan itu kita ‘menyelamatkan ikan mas yang kecil-kecil di satu kolam kecil yang disediakan. Sudah tentu sendok kertas itu akan cepat sobek terkena air. Tapi di situlah letak keunikannya. Bagi mereka yang lihai, sendok kertas itu dapat berubah menjadi sekop besi, sehingga ikan yang diperoleh dengan sedikit uang pun berjumlah banyak.

Berhubung panas, biasanya saat festival musim panas natsu matsuri dibagikan uchiwa [kipas berbentuk agak bulat dan difungsikan bagai kipas tukang sate]. Uchiwa ini sekaligus berfungsi sebagai iklan karena yang membagikannya adalah perusahaan-perusahaan termasuk stasiun televisi. Sudah tentu nama perusahaan pun tertera di permukaan kipas cantik tersebut. Tentunya ada juga yang menjual uchiwa. Gambarnya beraneka ragam, ada yang bertuliskan kanji matsuri, ada yang bergambar Doraemon, Hello Kitty dan lain-lain.

Rumah-rumah dihiasi fuurin, lonceng yang biasanya terbuat dari kaca. Bunyinya yang merdu kala ditiup angin membawa kesejukandi hati. Selain itu, kita bisa melihat orang-orang memakai yukata di setiap natsu matsuri [festival musim panas]. Dari tua sampai muda, laki-laki maupun perempuan. Warna-warninya menghiasi malam-malam natsu.

Satu hal yang tidak bisa dikatakan tidak ada di Indonesia, di Jepang, selama musim panas biahooru [beer hall] adalah tempat yang popular. Kantin kampus pun bisa berubah menjadi biahooru pada sore hari menjelang malam selama biahooru. Di biahooru orang bisa minum bir dengan harga yang cukup terjangkau dalam jumlah yang tidak sedikit. Orang yang mabuk pun merupakan pemandangan tersendiri yang khas natsu. Konon, cemilan yang paling cocok untuk menemani bir adalah edamame [kacang kedelai] rebus.

Satu lagi yang ada saat natsu, obon yasumi [liburan untuk berziarah ke makam keluarga]. Biasanya sekitar pertengahan Agustus, Obon sendiri dirayakan tanggal 15 Agustus. Selama natsu, harga tiket pesawat lebih mahal dibandingkan harga yang biasa, tetapi dalam satu minggu menjelang dan sesudah obon harganya bisa lebih mahal lagi. Tidak mengherankan karena pada masa inilah orang tua dapat berlibur bersama anak-anaknya.

Pada obon yasumi ini diadakan obon odori, tarian yang dipersembahkan untuk arwah nenek moyang yang ditarikan di depan umum. Bagi orang Jepang yang terkenal sebagai hataraki hachi [‘lebah pekerja’, perumpamaan], natsu yang mushimushi membuat semangat untuk beraktivitas turun. Untuk menambah energi, maka makanan untuk mengatasi natsubate adalah unagi [semacam belut]. Unagi diyakini mengandung banyak vitamin B yang memberikan daya tahan tubuh dan meningkatkan semangat kerja. Kemudian, bagi mereka yang kelebihan berat badan, mungkin natsu adalah kabar baik. Karena nafsu makan hilang sehingga terjadi natsu yase . Apakah kemudian nafsu ini meningkat lagi setelah masuk aki [musim gugur] yang dikenal sebagai shokuyoku no aki , adalah perkara lain.

Setelah melihat musim panas di Jepang, apa yang anda pikirkan tentang musim kemarau di Indonesia? Kurang meriah? Ah, tidak juga. Bukankah kita punya 17 Agustus dengan berbagai kegiatan seperti panjat pinang, lomba karung yang tak kalah seru? Meskipun kita tak punya banyak kembang api, tetapi cobalah tengok langit musim kemarau, layang-layang beragam bentuk dan warna menemani mega-mega, indah bukan?

Sebagai penutup, saya hanya ingin mengingatkan, kalau bertamasya ke Jepang pada natsu jangan lupa membawa katori senkou. Soalnya, nyamuk-nyamuk yang tak beradaya pada musim yang dingin kini menadadak bangkit dan berpesta-pora. Jangan heran juga jika iklan obat nyamuk di TV tidak ditayangkan sepanjang tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s