Musim Panas: Saatnya Kembang Api!

Warna-warni kembang api di Tokyo Horserace Fireworks Festival
[foto Mahardian Rahmadi, 2010]

Musim panas di Jepang. Libur semester, pantai, es krim, dan… kembang api.
Omong-omong, apa sih spesialnya kembang api di Jepang?

Berbeda dengan situasi di Indonesia atau negara-negara barat, kembang api di Jepang,atau disebut juga “hanabi”, tidak dinyalakan saat tahun baru, melainkan di waktu musim panas. Ini terkait dengan sejarah festival kembang api tertua di zaman Edo, saat banyak warga Jepang meninggal akibat kelaparan dan kolera.

Pada tanggal 28 Mei 1733, pemerintahan shogun Yoshimune mengadakan peringatan bagi dewa air di sungai Sumida (dahulu Ookawa) untuk mendoakan roh para korban wabah itu dan mengusir penyakit jahat, dan memberikan izin kepada restoran-restoran di dekat jembatan Ryogoku untuk meluncurkan kembang api. Meski tahun 1961 festival ini sempat dihentikan karena alasan polusi sungai, festival kembang api sungai Sumida kembali dilanjutkan tahun 1978 dan berlangsung tiap musim panas hingga sekarang.

Selain dari segi budaya, kembang api Jepang juga berbeda dengan kembang api barat dari segi bentuk. Kembang api barat biasanya berbentuk silinder, sedangkan kembang api Jepang berbentuk bola, tentu saja dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bentuk dan tampilan akhirnya dapat dilihat di gambar berikut.

Kembang api Jepang (atas) dan kembang api barat (bawah)
[dari http://japan-fireworks.com/basics/ekatachi.html%5D

Sesuai dengan ukuran ”ledakan”nya, ukuran selongsong kembang api juga beragam, mulai dari diameter 8,5 cm (nomor 3) yang menghasilkan kembang api berdiameter 60 meter, hingga diameter 88,5 cm (nomor 30) yang bisa menghasilkan kembang api berdiameter 500 meter!

Ukuran selongsong kembang api
[dari http://japan-fireworks.com/basics/size.html%5D

Ini adalah hiburan khas musim panas Jepang, sarana bergaul dengan warga setempat, dan… gratis! Jadi, mengingat jarangnya kesempatan melihat kembang api seperti ini, yuk kita nikmati kembang api di Jepang!

Informasi tambahan:
Jenis kembang api secara umum:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s