Pulau Aogashima, Keindahan yang Tersembunyi

Kita sering berpikir bahwa Jepang hanya terdiri dari 4 pulau saja (yaitu Hokkaido, Honshu, Shikoku dan Kyushu). Tapi kenyataannya, Jepang memiliki puluhan pulau kecil lainnya. Mereka banyak yang tersembunyi, alias jarang dibicarakan oleh banyak orang, meskipun pulau-pulau tersebut mempunyai pemandangan yang luar biasa.

Salah satunya adalah pulau Aogashima.

Pulau Aogashima, Keindahan yang Tersembunyi
Pulau Aogashima, Keindahan yang Tersembunyi
Pulau Aogashima, Keindahan yang Tersembunyi

Aogashima (yang berarti “pulau biru”) adalah pulau vulkanik yang berada di kepulauan Filipina. Meskipun lokasinya 358 kilometer jauh dari kota Tokyo, pulau ini berada dibawah pengurusan pemerintah kota Tokyo.

Penduduknya hanya sekitar 200 orang yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan dan petani. Disana terdapat 1 sekolah dan 1 kantor pos. Tidak ada hotel, tidak ada restoran. Ya, pulau ini sangatlah sepi. Kenapa? Karena Aogashima sendiri adalah gunung merapi yang bisa meletus setiap saat.

Tidak gampang untuk menuju ke Aogashima. Kita bisa menggunakan kapal ferry atau helikopter, tapi karena lokasinya yang sangat terpencil dan jauh dari pulau-pulau lainnya, maka cuaca menjadi perhatian utama. Kalau ada badai sedikit saja, maka tidak akan ada yang boleh keluar masuk pulau tersebut. Sesampainya disana pun tidak ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan selain mandi di tempat pemandian air panas.

Sempurna bagi mereka yang ingin beristirahat dari hiruk pikuk kota besar.

Aogashima = 青ヶ島

Iklan

Hal Menarik Tentang “Jepang”

Buat kalian pencinta Jepang, artikel ini wajib dibaca. Dijamin kalian bakal memandang berbeda segala sesuatu tentang Jepan. Enjoy!

1. Daging kuda mentah merupakan makanan yang sangat populer di Jepang.

2. Sangking penuhnya penumpang kereta di Jepang, petugas kereta dipekerjakan untuk menjejalkan orang-orang yang ingin naik ke dalam kereta api.

3. Jepang merayakan Natal, tetapi lebih seperti Hari Valentine di dunia barat. Mereka cenderung merayakannya hanya berdua dengan pasangan masing-
masing.

4. Bahasa Inggris yang ditulis dengan ejaan buruk dapat ditemukan di mana-mana, termasuk T-shirt dan barang-barang fashion lainnya.

5. Lebih dari 70% wilayah Jepang terdiri dari pegunungan, termasuk lebih dari 200 gunung berapi.

6. Gunung Fuji (Fujiyama), gunung tertinggi di Jepang, adalah gunung berapi yang masih aktif

7. Banyak orang Jepang yang tidak mengetahui perbedaan antara Shintoism dan Buddhism.

8. Sebuah melon berkualitas tinggi dapat dijual dengan harga lebih dari $300US.

9. Ada 4 sistem penulisan di Jepang, romaji (romanization dari Bahasa Jepang), katakana, hiragana, dan kanji.

10. Kopi merupakan minuman yang sangat popular. Jepang mengimport sekitar 85% dari produksi kopi tahunan di Jamaika.

11. Tingkat kecakapan menulis dan membaca (keaksaraan) masyarakat Jepang hampir 100%.

12. Sumo adalah olahraga nasional Jepang. Bisbol juga merupakan olah raga yang sangat popular di Jepang.

13. Pegulat Sumo makan rebusan yang disebut Chankonabe untuk menggemukan badan. Banyak restoran di Ryogoku (distrik Tokyo) yang menjual makanan ini.

14. Banyak toilet di Jepang, baik toilet di rumah maupun toilet umum, memiliki sistem built-in bidet (semacam semprotan kecil) untuk membersihkan bagian belakang Anda.

15. Bila Anda menggunakan kamar kecil di rumah seseorang, Anda harus memakai sandal kamar mandi khusus agar tidak mencemari tempat lain di rumah tersebut.

16. Jika seseorang makan mie, terutama soba, mereka memakan dengan cara menyedotnya keras-keras dengan mulut. Hal ini sering dikarenakan menyedot melambangkan bahwa makanan tersebut lezat, tetapi juga berfungsi untuk mendinginkan panasnya makanan.

17. Jepang adalah konsumen terbesar di dunia kayu yang berasal dari hutan hujan Amazon.

18. Mesin penjual otomatis (vending machine) di Jepang menjual bir, kopi kaleng, rokok, bahkan payung, celana dalam, mobil, telur, dan item lainnya.

19. Ketika seseorang pindah ke sebuah apartemen, biasanya mereka sering diminta untuk memberikan “hadiah” berupa uang sebesar uang sewa dua bulan kepada pemilik/tuan tanah.

20. Ada sekitar 1.500 gempa bumi setiap tahun di Jepang.

21. Sama seperti orang Indonesia, orang Jepang terbiasa untuk makan dengan nasi setiap kali makan, termasuk sarapan.

22. Rata-rata harapan hidup di Jepang adalah salah satu yang tertinggi di dunia. orang Jepang hidup rata-rata 4 tahun lebih lama dari Amerika.

23. Jepang adalah produsen mobil terbesar di dunia.

24. Bahasa Jepang memiliki ribuan kata-kata pinjaman luar negeri, yang dikenal sebagai gairaigo. Kata-kata ini sering dipotong, misalnya komputer pribadi (personal computer) = paso kon. Jumlah kata-kata pinjaman luar negeri ini terus meningkat.

25. Pasar Tsukiji di Tokyo adalah pasar ikan terbesar di dunia.

26. Meskipun penangkapan ikan paus dilarang oleh IWC, Jepang masih melakukan perburuan ikan paus di bawah alasan “penelitian”. Namun, daging ikan paus yang diburu berakhir di restoran dan supermarket.

27. Beberapa pria di Jepang mencukur kepala mereka sebagai bentuk permintaan maaf.

28. Beberapa wanita di Jepang memotong rambut mereka setelah putus dengan pacar.

29. Tokyo telah mencatat 24 kasus orang, baik terbunuh atau menerima patah tulang tengkorak serius, ketika sedang saling membungkuk untuk mengucapan salam tradisional Jepang.

30. Novel pertama, The Tale of Genji, ditulis pada 1007 oleh seorang wanita bangsawan Jepang, Murasaki Shikibu.

31. Karaoke berarti “orkes kosong” dalam bahasa Jepang.

32. Dalam pelatihan Sumo, pesumo junior harus memandikan pesumo senior dan bekerja keras untuk menjangkau tempat-tempat yang bersih.

33. Perbedaan ukuran tinggi lantai dapat membantu menunjukkan kapan kita harus melepas sepatu atau sandal. Di pintu masuk ke rumah di Jepang, lantai biasanya akan dinaikkan sekitar 6 inci, yang berarti Anda harus melepaskan sepatu dan memakai sandal rumah. Jika rumah memiliki ruang tikar tatami lantainya mungkin dinaikkan sekitar 1-2 inci, artinya Anda harus melepaskan sandal Anda.

34. Mie ramen adalah makanan populer di Jepang dan ada kepercayaan bahwa dibutuhkan latihan ekstensif untuk membuat kaldu sup yang lezat.

35. Dibutuhkan sekitar 7-10 tahun pelatihan intensif untuk menjadi koki ikan fugu (blowfish). Pelatihan ini mungkin tidak diperlukan lagi di masa mendatang dikarenakan beberapa peternakan ikan fugu di Jepang memproduksi fugu non-racun.

36. Oven sangat tidak umum di dapur orang Jepang, tetapi kebanyakan rumah tangga memiliki rice cooker.

37. Geisha berarti “orang seni” dan geisha pertama sebenarnya laki-laki.

38. Ada adat Jepang kuno bagi perempuan untuk menghitamkan gigi dengan pewarna sebagai gigi putih dianggap jelek. Praktek ini berlanjut sampai akhir era 1800-an.

39. Di zaman Jepang kuno, mata kecil, wajah bulat bengkak, dan tubuh gemuk merupakan daya tarik seseorang.

40. Beberapa perusahaan tradisional di Jepang melakukan sesi olah raga pagi bagi para pekerjanya untuk mempersiapkan mereka menghadapi pekerjaan sehari-hari.

41. Terdapat es krim dengan rasa yang luar biasa aneh di Jepang. Sebut saja es krim rasa lidah banteng, es krim bawang putih, es krim wasabi, es krim ikan paus, es krim belut, dan lain-lain.

42. Beberapa sekolah menengah atas (SMA) di Jepang menerapkan aturan bagi para siswinya agar panjang rok yang dikenakan tidak boleh lebih dari 5 inchi di atas lutut. Wow!

43. Karakter huruf yang membentuk nama Negara Jepang (Nippon (にっぽん) dan Nihon (にほん)) memiliki arti “asal-matahari”,itulah sebabnya Jepang kadang-kadang disebut sebagai “Tanah Matahari Terbit”
.
44. Karena penampilan makanan penting di Jepang, para ibu harus membuat bento (nasi bekal) dengan bentuk yang menarik. Jika tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka dia akan menata kembali hingga dia puas dengan penampilan bento secara keseluruhan.

45. Ketika mandi tubuh dan rambut harus benar-benar digosok dengan sabun dan dibilas hingga bersih sebelum memasuki bak mandi atau

Sepatu Kaos Kaki Atau Kaos Kaki Sepatu?

Satu lagi ide yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Sederhana, tapi luar biasa. Produk ini sebenarnya adalah produk kaos kaki biasa, tapi mempunyai corak layaknya sepatu kita.

Sepatu Kaos Kaki Atau Kaos Kaki Sepatu?

Sepatu Kaos Kaki Atau Kaos Kaki Sepatu?

Sepatu Kaos Kaki Atau Kaos Kaki Sepatu?

“Kutsu-Kutsushita” atau “Sepatu Kaos Kaki” ini adalah produk ciptaan Sunayama Socks yang terinspirasi dari kebiasaan orang Jepang yang selalu melepas sepatu tapi tetap menggunakan kaos kaki saat bertamu.

Dengan adanya corak yang menyerupai sepatu, maka orang yang memakai kaos kaki ini akan merasa bahwa dia masih menggunakan sepatu. Apa kamu tertarik? Harganya *cuma* Rp. 147.000,- per pasang.

Aksesoris iPhone Yang Aneh

Atau menakutkan ya?

Aksesoris iPhone Yang Aneh Di Jepang

Kita udah sering melihat banyak mainan aneh di Jepang, tapi kayaknya yang ini bener-bener diluar akal sehat seorang manusia normal. Ini adalah cover iPhone yang cuma dijual di Jepang, cover yang berbentuk tangan manusia.

Kamu bisa menyentuhnya lama-lama, kamu bisa mengelusnya, kamu bahkan bisa menciumnya kalau kamu mau. Rasanya bener-bener seperti tangan manusia karena kulitnya sengaja dibuat semirip mungkin dengan tangan manusia.

Aksesoris iPhone Yang Aneh Di Jepang

Aksesoris iPhone Yang Aneh Di Jepang

Aksesoris iPhone Yang Aneh Di Jepang

Harganya 5.000 yen, belum termasuk ongkos kirim. Sekitar Rp. 500.000-an. Gimana menurut kamu? Bener kan produk ini enggak normal? Rasanya pengen beli. Hehehe. 🙂

Showa Hanako, Pasien Calon Dokter Gigi Jepang

Perkenalkan, namanya Showa Haneko.

jepang

Pekerjaannya adalah menjadi pasien bagi para calon dokter gigi di Jepang. Setiap hari dia harus menjalani perawatan gigi, dibor, diputihkan, sampe ditambal.

Yap, Showa Haneko adalah robot ciptaan Tmsuk yang bisa bersin, batuk, dan tentu saja merasakan sakit gigi. Dengan dibuat semirip mungkin dengan manusia, Haneko akan membantu para calon dokter gigi di Jepang melewati ujian praktek dengan baik.

Torii, Gerbang Kuil Itsukushima

Torii, gerbang kuil Itsukushima, adalah salah satu dari 3 tempat pemandangan yang paling terkenal di Jepang (atau biasa disebut sebagai “Three Views of Japan” / “Nihon Sankei”).

Torii, Gerbang Kuil Itsukushima, Jepang

Kuil Itsukushima yang berada di pulau Itsukushima ini didirikan pada tahun 1168. Kuil ini didedikasikan untuk tiga putri Susano-o no Mikoto, dewa laut dan badai yang juga merupakan saudara dari dewa matahari, Amaterasu.

Untuk menjaga kesucian kuil, orang-orang tidak diperbolehkan masuk secara sembarangan ke pulau tersebut. Kuil Itsukushima dibangun diatas air seperti layaknya dermaga, sehingga tampak mengapung dan terpisah dari tanah. Mengapa? Karena air dianggap elemen yang suci, sedangkan tanah dianggap sebagai elemen yang kotor atau kasar.

Saking pentingnya dalam mempertahankan kesucian kuil Itsukushima, pada tahun 1878 para biksu mulai melarang wanita yang sedang mengandung (hamil tua) dan orang tua yang sudah sangat rentan untuk masuk ke kuil ini. Mereka bilang tidak boleh ada kematian atau kelahiran di dekat kuil Itsukushima. Peraturan ini masih berlaku sampai sekarang.

Kuil Itsukushima, Jepang

Gerbang pintu masuk kuil Itsukushima (yang kita sebut torii) juga dibangun diatas air dengan alasan yang sama, yaitu memisahkannya dari tanah. Torii dianggap sebagai batas pemisah antara dunia yang suci dengan dunia yang penuh dengan dosa, sehingga orang-orang harus mengarahkan perahu mereka melalui torii sebelum mereka bisa mendekati kuil.

Didirikan pada tahun 1875, gerbang dengan tinggi 16 meter ini terlihat kecil dari kejauhan. Tapi jika air laut sedang surut, kita bisa jalan kaki untuk melihatnya dari dekat dan bersiaplah untuk tercengang.

Torii, Gerbang Kuil Itsukushima, Jepang

Torii, Gerbang Kuil Itsukushima, Jepang

Torii, Gerbang Kuil Itsukushima pada malam hari

Menurut kepercayaan, kalau kamu menaruh koin diantara kaki-kaki Torii lalu mengucapkan apa yang kamu minta di dalam hati, maka permintaanmu akan terkabul.

Gerbang Kuil = Torii / 鳥居