Kontes Miss Science Di Jepang

Di banyak universitas di Jepang, jurusan teknik dan ilmu pengetahuan (sains / science) adalah salah satu jurusan yang paling di dominasi oleh laki-laki. Apakah ada perempuan? Tentu ada, tapi jumlahnya sangat sedikit.

Bahkan di kota besar seperti Tokyo, kita bisa melihat kurang dari 10% dari para murid yang belajar di jurusan tersebut adalah perempuan. Mungkin karena inilah anggapan negatif masyarakat masih sangat kental bahkan sampai hari ini; para perempuan yang cantik umumnya tidak terlalu pintar sehingga mereka tidak tertarik dengan jurusan yang terkenal sulit.

Tidak heran kemudian salah satu organisasi kemahasiswaan se-Jepang, CURIE, mengadakan kontes pemilihan Miss Science Jepang. Pemilihan “Rikei Joshi” atau “Putri Ilmu Pengetahuan” adalah kontes yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswi pintar untuk membuktikan bahwa mereka juga mempunyai kecantikan selain otak.

Kontes akan diadakan pada tanggal 12 September di Balai Kota Kitazawa yang terletak sekitar 10 menit dari stasiun Shimokitazawa di Tokyo. Para peserta berasal dari beberapa universitas terkemuka yang mengambil jurusan-jurusan yang terkenal seram bagi siapapun yang mendengarnya. Berikut adalah tiga kontestan yang berhasil lolos seleksi…

1. Shiho Nakaoka – Waseda University, School of Advanced Science and Engineering, Departemen Kimia dan Biokimia.

Shiho Nakaoka - Kontes Miss Science Di Jepang

2. Akira Hayashi – Keio University, Department of Administrative Engineering.

Akira Hayashi - Kontes Miss Science Di Jepang

3. Mayumi Hino – Ochanomizu University, Department of Information Sciences and Programming.

Mayumi Hino - Kontes Miss Science Di Jepang

Bisa dibilang mereka ini adalah idol-nya para kutu buku sejati. Untuk foto-foto yang lebih lengkap dari para kontestan, kamu bisa kunjungi situs CURIE. Nah, sekarang kita lirik pertanyaannya sekali lagi; apakah benar perempuan yang cantik umumnya tidak terlalu pintar?

Sejarah Islam Di Jepang

Dari dulu Jepang dikenal sebagai negara penganut agama Shinto dan Buddha. Apakah ada mereka yang menganut agama Islam? Tentu ada. Sekarang mari kita balik ke masa lalu dan menulusuri jejak Islam di Jepang.

Sejarah Islam Di Jepang

Sebelum tahun 1900, hanya ada dua negara di Asia yang menikmati kemerdekaan penuh, yaitu Kekaisaran Ottoman di Turki dan Kekaisaran Jepang. Karena keduanya berada di bawah tekanan negara-negara Barat, mereka memutuskan untuk membangun hubungan persahabatan dan mulai bertukar kunjungan.

Sultan Abdul Hamid II, yang memerintah Turki di era 1876-1909, mengutus laksamana Uthman Pasha untuk melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada tahun 1890. Setelah Uthman Pasha selesai mengadakan pertemuan dengan Kaisar Jepang, dia dan enam ratus anak buahnya bersiap untuk pulang, meskipun saat itu cuaca sedang tidak bersahabat. Belum jauh kapal Al Togrul berlayar, badai besar menghantamnya sehingga menyebabkan lebih dari 550 awak kapal meninggal termasuk sang kapten.

Layaknya sahabat yang baik, pihak Jepang lalu mengirim dua kapal untuk membawa para korban yang selamat untuk pulang ke Istanbul. Seorang wartawan muda Jepang yang bernama Shotaro Noda (ada yang menyebutnya Torajiro Yamada) juga ikut dalam perjalanan itu. Dia adalah orang yang telah mengumpulkan uang sumbangan dari warga Jepang untuk diberikan kepada keluarga korban yang meninggal.

Setelah sampai di Istanbul dan menyerahkan uang sumbangan, Shotaro sempat bertemu langsung dengan Sultan Abdul Hamid yang kemudian memintanya untuk tinggal di Istanbul dan mengajarkan bahasa Jepang ke para pejabatnya. Tanpa berpikir panjang, Shotaro pun setuju. Selama tinggal di Istanbul, dia berkenalan dengan Abdullah Guillaume, seorang muslim yang berasal dari Liverpool, Inggris. Dia-lah orang yang memperkenalkan Shotaro kepada Islam.

Akhirnya Shotaro-pun memeluk agama Islam dan memilih untuk diberi nama Abdul Halim Noda (ada yang menyebutnya Abdul Khalil), yang diyakini dunia sebagai orang Jepang pertama yang beragama Islam.

Sejarah Islam Di Jepang: Shotaro Noda / Torajiro Yamada

Saat ini jumlah muslim di Jepang diperkirakan sebanyak 70.000 orang. Sekitar 90%-nya adalah orang asing yang datang dan bekerja di Jepang. Mereka berasal dari Indonesia, Pakistan, Iran, Bangladesh dan negara lainnya. Lalu sisanya 10% adalah orang Jepang asli.

Tidak gampang menjadi seorang muslim di Jepang. Mereka selalu mendapatkan rintangan dan cobaan dalam menjalani kewajiban mereka. Persoalan yang paling sering muncul, tak lain dan tak bukan, adalah persoalan makanan; dimana mereka bisa mendapatkan makanan yang halal?

Ya, memang tidak mudah mencari restoran yang bisa dinikmati orang muslim dengan tenang. Bersyukurlah bagi mereka yang tinggal dekat dengan restoran halal, tapi bagaimana dengan yang lain? Alhasil, mereka memasak makanan mereka sendiri atau beli makanan instan di minimarket terdekat. Bisa juga makan makanan cepat saji di McDonald’s atau Kentucky Fried Chicken, asal tidak setiap hari.

Kenapa? Karena bisa gemuk.

Islam = Isuramukyo / イスラム教

Valentine Di Jepang: Malu-Malu Dan Kaku

Di Jepang, wanitalah yang memberikan hadiah untuk pria di hari kasih sayang ini. Mereka biasanya memberikan coklat yang dibungkus rapi dengan kertas kado dan pita cantik.

Valentine Di Jepang: Malu-Malu Dan Kaku

Namun, meskipun dengan pesatnya perkembangan teknologi dan kontak sosial dengan masyarakat dunia, masih banyak pasangan suami-istri di Jepang terpaku dalam tradisi kuno yang serba malu-malu dan kaku. Mereka jarang, atau bahkan tidak pernah, mengatakan “Aku Cinta Kamu.”

Tapi saat ini, di hari Valentine ini, mereka sedang belajar untuk mengungkapkan cinta mereka dengan paru-paru mereka. Yup, puluhan pria naik ke panggung dalam acara “Teriakan Cinta Anda!” di taman kota Tokyo. Disana para pria berteriak di depan umum apa yang, anehnya, mereka tidak bisa katakan jika sedang berduaan saja.

Seorang pria melangkah ke mikrofon dan di depan kerumunan orang, dia berteriak: “Aku ambil cuti kerja hanya untuk datang kemari! Kamu tidak tahu betapa besar cintaku!”

Bahkan, untuk para pria yang benar-benar pemalu yang tidak tahu bagaimana caranya mengekspresikan kasih sayang, mereka sampai diberikan pelatihan lengkap tentang cara memeluk pasangannya. ^^

Pelebar Bibir

Kamu suka dengan orang yang mempunyai bibir lebar kayak bintang Hollywood, Angelina Jolie, atau Will Smith mungkin?

Pelebar Bibir Jepang

Kamu pikir bibir lebar itu seksi? Mau punya bibir lebar? Gak usah menjalani operasi plastik, cukup pake produk dari Jepang berikut ini…

Pelebar Bibir Jepang

Harganya? Sekitar Rp. 400.000,- untuk satu pelebar bibir yang terbuat dari karet ini. Penjualnya juga mengklaim bahwa produk ini bisa melangsingkan wajahmu. Hmm.

Keliling Asia Dengan Holo

Fabrice Requin suka dengan anime, terutama serial anime “Spice and Wolf / Okami to Koshinryo.” Dia memutuskan untuk membawa papan anime miliknya (yang menggambarkan karakter seorang dewi bernama Holo) untuk keliling Asia.

Dia telah mengunjungi Beijing, Hong Kong, Singapura, dan Bali…

Keliling Asia Dengan Papan Holo

Keliling Asia Dengan Papan Holo

Keliling Asia Dengan Papan Holo

Keliling Asia Dengan Papan Holo

Kenapa Fabrice melakukan ini? Mungkin karena dia ingin mewujudkan mimpi anime-nya menjadi kenyataan. Dalam serial anime “Spice and Wolf” itu, karakter utamanya adalah orang bule yang keliling Eropa dan akhirnya bertemu dengan seorang dewi berwujud serigala.

L’Arc~en~Ciel World Tour 2012

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu datang juga. L’Arc~en~Ciel, atau yang juga dikenal dengan nama Laruku, telah mengumumkan jadwal konser mereka di seluruh dunia. Dan mereka juga akan mengadakan konser di Jakarta, Indonesia!

L'Arc~en~Ciel World Tour 2012

Lebih tepatnya di Gelora Bung Karno, Lapangan D, Senayan. Bagi yang mau beli tiketnya, kamu bisa beli di RajaKarcis.com. Tapi menurut @Dewi69, semua tiketnya udah kejual habis. Saatnya cari di para calo.

Bagi kamu-kamu yang bakal nonton konsernya Laruku, kamu bisa kirim foto-foto kalian ke: agus@jepang.net — supaya diposting disini. 🙂

Jadwal Tour:

03 Maret 2012: Asia World EXPO ARENA / Hong Kong, China
07 Maret 2012: IMPACT ARENA / Bangkok, Thailand
10 Maret 2012: MERCEDES-BENZ ARENA / Shanghai, China
17 Maret 2012: TWTC Nangang Exhibition Hall / Taipei, Taiwan
25 Maret 2012: Madison Square Garden / New York, USA
11 April 2012: indigO2 / London, UK
14 April 2012: Le Zenith / Paris, France
28 April 2012: Singapore Indoor Stadium / Singapore, Singapore
02 Mei 2012: Lapangan D Senayan / Jakarta, Indonesia
05 Mei 2012: Jamsil Gymnasium / Seoul, Korea