Beberapa Macam Makanan Khas Negeri Sakura

Negeri Jepang tidak hanya terkenal dengan film animasi dan teknologinya saja lhooo, akan tetapi juga terkenal akan keragaman makanan camilan yang khas dan pastinya unik serta mantap untuk dinikmati. Pingin tahu apa saja jenis camilan khas dari negeri sakura????

Takoyaki
Takoyaki adalah makanan cemilan jepang yang biasa dibuat secara tradisional oleh keluarga-keluarga jepang secara rumahan. Pertama kali dibuat oleh Endo Tomekichi di tokonya yang bernama Aizu di Osaka. Bentuknya bulat seperti baso, karena itu disebut juga baso panggang jepang (tako = octopus , yaki = panggang) karena cara pembuatannya tidak digoreng dalam minyak yang banyak, tetapi dipanggang dalam suatu cetakan setengah bulatan kemudian dibalik-balik sehingga berbentuk bulatan penuh. Takoyaki ini enak disantap panas-panas secara langsung atau sebagai lauk dengan nasi. Bila dalam keadaan dingin, takoyaki akan lebih padat dan kenyal seperti baso.
Okonomiyaki
Okonomiyaki adalah makanan Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan dengan air atau dashi, ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan. Dalam bahasa Jepang, okonomi berarti “suka-suka” (yang disuka, yang diinginkan) dan yaki berarti “panggang” (istilah “goreng” hanya digunakan di Jepang bila makanan digoreng dengan minyak yang sangat banyak). Sesuai dengan namanya, lapisan atas (topping) okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang mau memakan.
Dorayaki
Dorayaki adalah kue yang berasal dari Jepang. Dorayaki termasuk ke dalam golongan kue tradisional Jepang (wagashi) yang bentuknya bundar sedikit tembam, terdiri dari dua lembar kue yang direkatkan dengan selai kacang merah. Dorayaki memiliki tekstur yang lembut dan mirip dengan kue Jepang yang disebut Kastela karena adonan yang mengandung madu.
Taiyaki
Taiyaki merupakan kue Jepang yang berbentuk seperti ikan, dan terbuat dari adonan tepung terigu yang dipanggang, kemudian diisi selai kacang merah. Taiyaki pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 1909, saat salah satu toko di kota Minato, Tokyo, mulai menjualnya, yaitu toko Naniwaya Souhonten.
Manju
Manju Adalah makanan tradisional Jepang yang populer. Ada banyak jenis Manju, tetapi kebanyakan  bagian luarnya dibuat dari tepung terigu, tepung beras dan gandum dan isi (pasta kacang merah), terbuat dari kacang Azuki rebus dan gula. Mereka direbus bersama-sama lagi dan diremas. Ada beberapa jenis pasta kacang yang digunakan termasuk koshian, tsubuan, dan tsubushian.
Yakisoba pan
Yakisoba pan: roti hotdog isi yakisoba (semacam mie goreng), yakisoba rasanya kuat jadi bisa ngalahin rasa rotinya.
Melonpan
Melonpan (メロン パン meronpan), Juga dikenal sebagai panci Melon, Melon roti atau roti, roti manis produk dari Jepang, tetapi juga populer di Taiwan dan Cina. Mereka dibuat dari adonan yang kaya tercakup dalam lapisan tipis adonan kue renyah. Penampilan mereka menyerupai melon, atau (semangka). Mereka tidak sepenuhnya rasa melon. Tetapi di masa sekarang ini telah menjadi populer bagi produsen untuk menambah melon ke roti. Variasinya termasuk dengan tambahan chocolate chips antara lapisan kue dan diperkaya dengan rasa karamel, maple sirup, cokelat, atau rasa lain, kadang-kadang dengan sirup, kocok atau krim rasa, atau puding sebagai pompa.
Mochi
Mochi (Jepang: 饼) adalah kue beras Jepang yang terbuat dari beras ketan ditumbuk menjadi pasta dan dibentuk menjadi bentuk. Di Jepang itu secara tradisional dibuat dalam suatu upacara yang disebut mochitsuki. Sementara juga dimakan sepanjang tahun, Mochi adalah makanan tradisional untuk Jepang Tahun Baru dan biasanya dijual dan dimakan selama waktu itu. Mochi juga merupakan camilan terkemuka di Hawaii dan Taiwan.
Kakigōri
Kakigōri (かき氷?) Adalah makanan pencuci mulut Jepang yang terbuat dari rasa es serut dengan sirup stroberi, ceri, lemon, teh hijau, anggur, melon, “biru-Hawaii” plum manis, dan berwarna sirup. Beberapa toko menyediakan varietas yang berwarna-warni dengan menggunakan dua atau lebih sirup yang berbeda . Untuk mempermanis Kakigōri, susu kental sering dituangkan di atasnya.
Ocha ice cream
Ocha ice cream : ice cream dengan rasa teh hijau
Hiyayakko (dingin 冷 奴 tahu?). Adalah hidangan Jepang yang populer dibuat dengan tahu dingin dan topping. Hal ini biasanya disajikan pada musim panas. Ada dua jenis tahu yang digunakan dalam hiyayakko: kinugoshi (sutera), yang lebih sering digunakan, dan momen yang kurang umum (kapas).
jadi laper nih gan ngomongin makanan… hihiihi..

Makan Di Restoran Sushi Groove, Mall Kelapa Gading

Hari ini aku akan posting mengenai acara makan malam saya bersama Feilie di restoran Sushi Groove di Mall Kelapa Gading 3 pada hari Sabtu kemaren. Maaf kalau foto-fotonya kurang terang karena restorannya sendiri di dekorasi dengan cahaya yang tidak terlalu terang untuk menciptakan suasana nyaman.

Aku pesan paket California and Beef, yang isinya daging sapi, California roll (sushi yang dimodifikasi dengan gaya barat), salad, serta didampingi ocha, teh hijau khas Jepang. Karena aku gak bisa makan daging seafood, California roll-nya aku kasih ke Feilie.

Makan Di Sushi Groove, Mall Kelapa Gading

Makan Di Sushi Groove, Mall Kelapa Gading

Feilie pesan Salmon Sashimi Bibimbap, daging ikan salmon yang diiris tipis dan dimakan dengan celupan kecap dan wasabi. Bibimbap? Pantesan aku belom pernah dengar kata bibimbap, karena istilah tersebut sebenarnya berasal dari Korea Selatan yang berarti makanan campur dengan nasi sebagai menu utamanya.

Makan Di Sushi Groove, Mall Kelapa Gading

Dan ini dia total harganya (yang semuanya dibayar Feilie, hehe)…

Makan Di Sushi Groove, Mall Kelapa Gading

Gimana menurut kamu? Mahal, murah, atau sepadan?

Osechi, Hidangan Tahun Baru Khas Jepang

untukHampir di seluruh dunia, akhir tahun menjadi waktu untuk perayaan. Apakah di restoran maupun di rumah, beramai-ramai bersama lusinan teman dan kenalan atau hanya berempat di rumah, datangnya tahun yang baru seringkali identik dengan pesta. Dan pesta identik dengan makanan enak. Tentu saja yang dihidangkan bukan sembarang makanan, dan tidak sedikit budaya yang memiliki makanan khas untuk perayaan akhir tahun. Misalnya Jepang.

Hidangan tahun baru di Jepang dikenal dengan istilah osechi-ryōri, atau hanya osechi untuk singkatnya. Osechi sendiri terdiri atas berbagai jenis makanan yang dihidangkan dalam kotak-kotak khusus yang disebut jūbako. Seperti kotak untuk bentō, jūbako biasanya ditumpuk sebelum dan sesudah acara makan.

Walaupun variasi osechi sendiri praktis tak terbatas, umumnya setiap ‘paket’ osechi setidaknya menampilkan beberapa makanan tradisional yang memiliki makna tersendiri sehubungan dengan perayaan tahun baru

Misalnya kuro-mame (kacang kedelai hitam); di sini, kata ‘mame’ juga berarti ‘rajin’, sehingga diikutkannya kuro-mame di dalam osechi melambangkan harapan agar bisa selalu rajin bekerja di tahun yang baru. Ada pula kazunoko, telur ikan baring (herring); di mana ‘kazu’ berarti ‘jumlah’ dan ‘ko’ berarti ‘anak’. Makanan yang satu ini melambangkan harapan tradisional agar diberkahi banyak anak di tahun mendatang. Satu lagi entry tradisional adalah tazukuri, ikan sardin kering yang dimasak dengan kecap. Ikan sardin yang dikeringkan dulu digunakan sebagai bahan untuk pupuk, dan tazukuri dihidangkan sebagai lambang harapan panen yang baik di musim tanam mendatang.

Orang Jepang umumnya juga menyukai permainan kata. Jadi, dalam osechi juga akan ditemui konbu, sejenis rumput laut. Di sini kata ‘konbu’ dihubungkan dengan kata ‘yorokobu’, yang berarti ‘kebahagiaan’. Lalu tai-no-shio-yaki, red sea-bream  (sejenis ikan dari perairan Eropa) yang dibumbui dengan garam kemudian dipanggang. Di sini, kata ‘tai’ dihubungkan dengan kata ‘medetai’, yang menunjukkan perayaan.

Tentu saja, masih banyak lagi hidangan pelengkap osechi. Seperti ebi no saka mushi (udang yang dikukus dengan sake), kurikinton (chestnut yang ditumbuk), dan namasu (asinan daikon, sejenis lobak, dan wortel). Satu lagi menu yang cukup terkenal (dan boleh dibilang wajib hadir) adalah zōni, sejenis sup yang berisi mochi dan berbagai bahan lainnya. Seperti kebanyakan sup tradisional Jepang, ada berbagai versi zōni. Tetapi pada dasarnya, ada dua versi utama: di wilayah Barat Jepang, zōni berupa sup dengan bahan dasar miso dengan mochi yang dibentuk bulat, sementara di wilayah Timur, zōni umumnya menggunakan kaldu ikan dengan mochi yang dipotong kotak-kotak. Konbu dan kuromame merupakan tambahan yang paling umum, diikuti daging, ayam, kamaboko, bayam, potongan wortel dan lain-lain.

Pada malam tahun baru, seringkali dihidangkan juga toshi-koshi soba, yang berarti ‘soba pindah tahun’. Menurut kepercayaan setempat, tidak menghabiskan toshi-koshi soba yang dihidangkan dapat membawa celaka. Memang di dalam osechi ada banyak makanan yang dihidangkan untuk mengusir ketidakberuntungan.  Tetapi ada juga minuman yang dipercaya membawa khasiat yang sama. Terutama di antaranya adalah toso, yaitu sake yang dibumbui dengan campuran rempah-rempah (antara lain merica Jepang, jahe kering, kayu manis, dan lain-lain). Kanji pertama yang membentuk kata ‘toso’ berarti ‘roh jahat’, sementara kanji kedua berarti ‘mengalahkan’. Karena itu tradisi minum toso diidentikkan dengan membasuh hal-hal negatif dari tahun yang lalu.

Ketika tradisi osechi dimulai, tepatnya pada periode Heian, hidangan tahun baru ini hanya berupa nimono, yaitu sayuran yang direbus bersama kecap dan gula. Lama kelamaan, semakin banyak jenis makanan yang ditambahkan, mulai dari makanan tradisional seperti yang disebutkan sebelumnya, juga sushi dan sashimi, sampai berbagai masakan dari luar negeri. Dan jika dulu variasi osechi tergantung pada kreativitas serta keahlian anggota keluarga yang bekerja di dapur, kini osechi juga dapat dibeli di toko-toko dan supermarket.

Kagami-mochi adalah mochi yang khusus dihidangkan untuk para dewa menjelang pergantian tahun. Biasanya kagami-mochi dibuat (atau dibeli) pada tanggal 31 Desember, lalu disajikan di depan altar di dalam rumah. Kagami-mochi terdiri dari 3 tumpukan, 2 yang terbawah terdiri dari mochi, sedangkan pada puncaknya ditempatkan buah jeruk. Sesuai artinya (kagami = cermin), maka hidangan ini dimaksudkan untuk mengusir atau mengalahkan kekuatan roh jahat. Cermin dalam tradisi masyarakat Jepang dipercaya bisa mengalahkan kekuatan roh jahat.

Ternyata, ada juga ‘hidangan penutup’ perayaan tahun baru. Hari ketujuh bulan Januari, yang dikenal dengan istilah jinjitsu, adalah hari festival Nanakusa no Sekku. Festival ini ditandai dengan dihidangkannya nanakusa-gayu, yang berarti ‘bubur tujuh bumbu’ atau ‘bubur tujuh rumput’. Seperti namanya, hidangan tradisional ini berupa bubur nasi yang dimasak dengan tujuh jenis tanaman: seri, nazuna, gogyō, hakobera, hotokenoza, suzuna dan suzushiro. Saat disajikan, bubur ini dicampur dengan kagami-mochi (yang selama 7 hari disajikan untuk para dewa). Hidangan ini dipercaya bisa mendatangkan kesehatan selama tahun yang baru, dan yang menyantapnya mendapatkan kekuatan dari dewa. Selain itu, bubur kombinasi ini juga membantu memulihkan kondisi perut yang dipaksa bekerja ekstra keras selama perayaan tahun baru.

Sushi dan Macam-Macam Jenisnya

Sushi dikenal sebagai makanan tradisional Jepang, namun konon katanya Sushi sebenarnya dibawa sejak ribuan tahun yang lalu dari Asia Tenggara. Pada mulanya, Sushi merupakan makanan berupa ikan, daging dan kerang yang difermentasikan dengan cara direndam dalam garam dan tidak menggunakan nasi.

Karakter kanji untuk Sushi adalah tulisan yang hanya diambil bunyinya. Tulisan sebenarnya adalah tulisan yang berarti makanan yang asam. Oleh karena di kemudian hari dibuat dengan menambahkan nasi, lalu disebut “Narezushi”.
Setelah itu, muncul “Hakozushi” dan “Oshizushi” yang menjadi aliran utama di Kansai. “Nigirizushi” yang juga disebut “Edomaezushi” lahir pada zaman Edo. Sushi yang bisa dibuat segera dengan menambahkan cuka pada Nigirizushi disebut “Hayazushi”, mungkin pada masa itu seperti makanan yang pada zaman sekarang ini disebut makanan siap saji alias fast food.

1) Nigirizushi

Kepalan nasi yang disebut Shari atau Shimeshi (campuran nasi, cuka, garam serta gula) dengan Neta (irisan ikan) dan Wasabi yang diletakkan di atasnya merupakan model sushi pada umumnya. Neta kebanyakan adalah irisan ikan laut mentah, selain itu ada juga yang direbus maupun dibakar. Tamagoyaki (telur dadar) bisa juga diletakkan di atas shari, atau nori (rumput laut) yang digulung pada sumesushi. Namun yang paling penting adalah menggunakan ikan yang masih segar. Ikan yang digunakan bagian tubuhnya menjadi neta adalah maguro (tuna), tai (kakap), sake (salmon), ika (cumi-cumi), ebi (udang) dan lain-lain.

2) Hakozushi (Oshizushi)

Hakozushi dibuat dengan cara memasukkan bahan seperti nasi, ikan dll. ke dalam wadah berbentuk segi empat dan kemudian dipadatkan sampai penuh. Ketika tiba waktunya makan, sushi tersebut dikeluarkan dari wadahnya, dipotong-potong kemudian disajikan.


3) Chirashizushi


Nasi cuka (Shari) yang tidak dipadatkan dan di atasnya diletakkan ikan, telur goring, dan lain-lain. Umumnya makanan ini dibuat dalam rumah tangga dan disajikan pada saat perayaan atau pesta.


4) Makizushi


Nasi cuka (shari) yang ditebarkan rata di atas selembar nori (rumput laut), lalu ikan atau potongan telur dadar, ketimun, dll ditaruh di salah satu ujung tebaran shari, kemudian digulung. Ada dua jenis makizushi yaitu futomaki dan hosomaki. Futomaki menggunakan telur, shiitake (jamur), kampyou (sejenis kulit biji bunga yang dikeringkan), dan mitsuba (sejenis dedaunan) sebagai isi. Sedangkan isi hosomaki hanya sedikit yaitu maguro (ikan tuna), kyuri (ketimun) dan lain-lain.

5) Inarizushi

Nasi cuka (Shari) yang dipadatkan dan dibungkus dengan abura age (kulit tahu goreng berbentuk kantung segitiga yang direbus dengan shoyu). Kata Inari sendiri konon berasal dari makanan kesukaan rubah penjaga kuil Inari yaitu abura age.

6) Temakizushi

Sushi yang biasanya dikonsumsi oleh keluarga di Jepang. Orang yang makan sushi ini masing-masing memegang nori (rumput laut) berbentuk segi empat sama sisi dengan ukuran 15 cm yang digulung menyerupai kerucut, lalu mengisi nasi cuka (shari) dan gu (lauk) yang disukai ke dalam kerucut nori tersebut. Gu (lauk) bisa berupa sashimi, natto, tuna kalengan maupun sayur-sayuran. Untuk sausnya tidak hanya shoyu saja, tetapi ada juga yang menggunakan mayonnaise.

Demikianlah, sushi telah mengalami evolusi sehingga semakin bervariasi. Setiap daerah memiliki variasi sushi tersendiri. Ada sushi yang disantap dalam suasana formal, ada juga sushi yang bisa dinikmati dengan santai bersama keluarga di rumah. Sushi sudah melanglang buana ke luar negeri, hingga lahir jenis sushi baru yaitu California maki. Sekarang sushi bisa dinikmati di seluruh dunia. Seiring dengan perkembangan zaman, muncullah kaitenzushi yaitu sushi yang disajikan di atas ban yang berputar dan pembeli yang duduk di sepanjang counter di situ bisa langsung mengambil sushi yang disukai. Sushi pun sudah bisa dibuat dengan mesin. Mulai saat ini, sushi tentu akan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Minna-san, sushi seperti apa yang ingin Anda coba?

APAKAH MAKANAN DI JEPANG SELURUHNYA HARAM


Makanan Halal Haram di Jepang

Bagi yang muslim, di Jepang ini tidak semua makanan dapat dimakan. Sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah agar kita tidak memakan makan yang haram, misal daging yang tak disembelih dengan menyebut asma Allah, makanan atau minuman yang mengandung alkohol, dan lain lain.

Untuk berbagai jenis daging, sapi, ayam, sosis, ati, dll, dapat dibeli di toko makanan halal. Selain daging halal, berbagai jenis sea food bisa dimakan, missal ikan, udang, cumi, kepiting, dsb. Selain dilihat dari jenis bahan-bahan yang terkandung, ada beberapa jenis produk yang sudah dijamin kehalalannya oleh Islamic Association of Nagoya. Antaranya :

Biskuit, keripik kentang Calbee (semua dapat dimakan kecuali yang mengandung bahan diatas), Doritos rasa cheese, Bourbon (choco chip cookie, dll), Meiji, Lotte (es krim, biscuit, coklat, permen) berbagai produk ini bisa dimakan kecuali yang mengandung bahan di atas. Mi instan, udon, soba, ada beberapa yang tak mengandung shoyuu, sake, mirin, kaldu, daging/ayam/babi yang bisa dimakan. Untuk shoyuu, ada yang tidak mengandung alcohol seperti tokusen maru daizu shoyuu .

Yogurt, meiji, morinaga, ohayou yang tak mengandung gelatin halal dimakan. Margarin, mentega (butter) yang berasal dari tumbuhan dapat dimakan. Fast food restaurant, mr donuts, tenya (tenpura food). Sushi, sashimi, termasuk makanan jepang yang halal.
Di atas tersebut hanya beberapa contoh aja yang disebutkan, sebenarnya masih banyak lagi jenis makanan yang dapat dimakan.
bila anda bisa berbahasa jepang dan bisa membaca kanji…PASTIKAN SAAT MEMBELI MAKANAN UNTUK MENGECEK KEBERADAAN HURUF INI…

豚/buta = babi
atau
豚骨/ tonkotsu = sauce dari babi

bila tidak yakin, coba konsultasikan dengan KAMMI / ISLAMIC CENTRE setempat atau tanyakan dengan ustadz anda…

namun bila tidak bisa bahasa jepang…alangkah baiknya bertanya kepada penjualnya…dengan kata2 berikut

kono naka ni buta niku atta desuka? didalamnya apa terdapat daging babi?

atau

tanya dengan bahasa inggris…atau lebih baik lagi bila bawa rekan yg berbahasa jepang

WE’RE NEVER TIRED ON INSISTING

Anggur Beras Dari Jepang


Minuman fermentasi beras khas Jepang ini memang tak sepopuler wine. Tetapi, karena mengandung alkohol sake juga sering disebut sebagai anggur beras. Yuk, kenali sake lebih jauh!

Sake merupakan minuman khas Jepang yang sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu. Di negara asalnya sana, sake identik sebagai bagian dari ritual dan perayaan. Namun sake juga biasa digunakan masyarakat Jepang sebagai penghangat tubuh terutama di musim dingin.

Di Indonesia, sake tidak begitu populer karena tak banyak yang menjual minuman ini. Sake sendiri terbuat dari fermentasi beras, koji beras, dan kapang /jamur untuk mengubah pati di dalam beras menjadi gula. Ada dua jenis sake yaitu yang ditambahkan alkohol dan yang merupakan fermentasi beras murni.

Zake-iwai atau sake perayaan biasanya diberikan secara gratis kepada semua orang pada saat perayaan di kuil-kuil untuk mendatangkan nasib baik. Sedangkan Toso adalah sake yang dibuat dengan merendam tososan, sebuah obat bubuk cina selama semalam di dalam sake. Sake ini biasanya dinikmati saat tahun baru bahkan juga oleh anak-anak.

Sake berwarna putih keemasan bening, biasanya paling enak diminum dengan didinginkan dan ada pula yang dihangatkan. Untuk sake dingin rasanya menyerupai wine berkualitas tinggi, sedangkan sake hangat biasanya lebih cepat memabukkan. Sehingga seringkali sake dinikmati dalam gelas-gelas kecil.

Di Jepang sana sake biasa dijual di berbagai tempat mulai dari restoran besar bahkan jajanan pinggir jalan sekalipun. Meskipun tentunya dalam kualitas yang berbeda-beda. Bahkan di Jepang sana tak jarang sake juga dipakai dalam memasak berbagai hidangan. Di Indonesia sake tak begitu populer dan masih sulit dijumpai. Hanya beberapa restoran Jepang tertentu yang menjual minuman ini.

cemilan khas jepang

Negeri Jepang tidak hanya terkenal dengan film animasi dan teknologinya saja, akan tetapi juga terkenal akan keragaman makanan camilan yang khas dan pastinya unik dan mantap untuk dinikmati. Pingin tahu apa saja jenis camilan khas dari negeri sakura, daripada penasaran, berikut ini beberapa diantaranya

TAKOYAKI

Takoyaki adalah makanan cemilan jepang yang biasa dibuat secara tradisional oleh keluarga-keluarga jepang secara rumahan. Pertama kali dibuat oleh Endo Tomekichi di tokonya yang bernama Aizu di Osaka. Bentuknya bulat seperti baso, karena itu disebut juga baso panggang jepang (tako=octopus ; yaki=panggang) karena cara pembuatannya tidak digoreng dalam minyak yang banyak, tetapi dipanggang dalam suatu cetakan setengah bulatan kemudian dibalik-balik sehingga berbentuk bulatan penuh.
Takoyaki ini enak disantap panas-panas secara langsung atau sebagai lauk dengan nasi. Bila dalam keadaan dingin, takoyaki akan lebih padat dan kenyal seperti baso.

OKONOMIYAKI

Okonomiyaki adalah makanan Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan dengan air atau dashi, ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan.Dalam bahasa Jepang, okonomi berarti “suka-suka” (yang disuka, yang diinginkan) dan yaki berarti “panggang” (istilah “goreng” hanya digunakan di Jepang bila makanan digoreng dengan minyak yang sangat banyak). Sesuai dengan namanya, lapisan atas (topping) okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang mau memakan.

DORAYAKI

Dorayaki adalah kue yang berasal dari Jepang. Dorayaki termasuk ke dalam golongan kue tradisional Jepang (wagashi) yang bentuknya bundar sedikit tembam, terdiri dari dua lembar kue yang direkatkan dengan selai kacang merah. Dorayaki memiliki tekstur yang lembut dan mirip dengan kue Jepang yang disebut Kastela karena adonan yang mengandung madu.

TAIYAKI

Taiyaki merupakan kue Jepang yang berbentuk seperti ikan, dan terbuat dari adonan tepung terigu yang dipanggang, kemudian diisi selai kacang merah.
Taiyaki pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 1909, saat salah satu toko di kota Minato, Tokyo, mulai menjualnya, yaitu toko Naniwaya Souhonten.

DANGO

Dango adalah kue Jepang berbentuk bulat seperti bola kecil, dan dimatangkan dengan cara dikukus atau direbus di dalam air. Adonan dango dibuat dari tepung beras yang diulen dengan air atau air panas. Kushidango adalah sebutan untuk sejumlah 3, 4, atau 5 butir dango yang ditusuk menjadi satu dengan tusukan (kushi) dari bambu. Jumlah butiran dango dalam satu tusuk bergantung pada daerahnya di Jepang.Dango yang rasanya manis dibuat dengan menambahkan gula ke dalam adonan, sedangkan dango yang tidak manis dicelupkan ke dalam saus. Dango juga bisa dimakan dengan taburan bubuk kacang kedelai (kinako), dimasukkan ke dalam mitsumame (agar-agar yang dimakan bersama aneka buah kaleng) atau selai kacang merah yang diencerkan dengan air. Selain dari tepung beras, dango juga bisa dibuat dari tepung terigu atau tepung millet.

MANJU

Manju Adalah tradisional Jepang yang populer . Ada banyak jenis Manju, tetapi kebanyakan memiliki luar dibuat dari tepung terigu, tepung beras dan gandum dan pengisian an (pasta kacang merah), terbuat dari kacang Azuki rebus dan gula. Mereka direbus bersama-sama lagi dan diremas. Ada beberapa jenis pasta kacang yang digunakan termasuk koshian, tsubuan, dan tsubushian.

YAKISOBA PAN

roti hotdog isi yakisoba (semacam mie goreng), yakisoba rasanya kuat jadi bisa ngalahin rasa rotinya.

MELON PAN

Melonpan (メロン パン meronpan?), Juga dikenal sebagai panci Melon, Melon Melon roti atau roti, roti manis produk dari Jepang, tetapi juga populer di Taiwan dan Cina. Mereka dibuat dari adonan yang kaya tercakup dalam lapisan tipis adonan kue renyah. Penampilan mereka menyerupai melon, seperti rock melon (semangka). Mereka tidak tradisional rasa melon. [1] tetapi di masa sekarang ini telah menjadi populer untuk produsen untuk menambah melon melon ke roti. Variasi ada, termasuk beberapa dengan beberapa chocolate chips antara lapisan kue dan diperkaya adonan lapisan, dan non-melon dibumbui dengan versi karamel, maple sirup, cokelat, atau rasa lain, kadang-kadang dengan sirup, kocok atau krim rasa, atau puding sebagai pompa. Dalam kasus variasi tersebut, nama dapat membuang kata “semangka” ( “mapel panci”) atau mungkin tetap sekalipun tidak ada rasa melon ( “cokelat melon pan”).

MOCHI

Mochi (Jepang: 饼) adalah kue beras Jepang yang terbuat dari beras ketan ditumbuk menjadi pasta dan dibentuk menjadi bentuk. Di Jepang itu secara tradisional dibuat dalam suatu upacara yang disebut mochitsuki. Sementara juga dimakan sepanjang tahun, Mochi adalah makanan tradisional untuk Jepang Tahun Baru dan biasanya dijual dan dimakan selama waktu itu. Mochi juga merupakan camilan terkemuka di Hawaii dan Taiwan.

KAKIGORI


Kakigōri (かき氷?) Adalah makanan pencuci mulut Jepang yang terbuat dari rasa es serut dengan sirup stroberi, ceri, lemon, teh hijau, anggur, melon, “biru-Hawaii” plum manis, dan berwarna sirup. Beberapa toko menyediakan varietas yang berwarna-warni dengan menggunakan dua atau lebih yang berbeda sirup. Untuk mempermanis Kakigōri, susu kental sering dituangkan di atasnya.

OCHA ICE CREAM

ice cram dengan rasa teh hijau, ocha sendiri artinya adalah teh hijau .

HIYAYAKKO

Hiyayakko (dingin 冷 奴 tahu?) Adalah hidangan Jepang yang populer dibuat dengan tahu dingin dan topping. Hal ini biasanya disajikan pada musim panas. Ada dua jenis tahu yang digunakan dalam hiyayakko: kinugoshi (sutera), yang lebih sering digunakan, dan momen yang kurang umum (kapas).

CHAWANMUSHI


Chawanmushi (茶碗蒸し, Chawanmushi, secara harfiah “uap cangkir teh” atau “dikukus dalam mangkuk teh”) adalah hidangan custard telur yang ditemukan di Jepang yang menggunakan benih ginkgo. Tidak seperti banyak custard lain, biasanya dimakan sebagai hidangan pembuka. The custard terdiri dari campuran telur dibumbui dengan kecap, dashi, dan mirin, dengan berbagai bahan seperti jamur shiitake, Kamaboko, dan udang direbus ditempatkan dalam cangkir teh seperti wadah. Resep untuk hidangan yang mirip dengan telur dikukus Cina, tapi mungkin sering berbeda topping.