Festival Nasional Sakura

Tokyo begitu indah minggu ini.

Tahun ini, puncak mekarnya sakura berjajar sempurna dengan akhir pekan yang bebas hujan, sehingga semua orang ramai-ramai mengunjungi taman publik dan kuil-kuil untuk merayakan festival bermekarnya pohon-pohon dan bunga-bunga sakura.

Fotografer Sean Wood dari CNNGo menangkap banyak gambar dari pemandangan kota Tokyo yang penuh dengan warna pink…

pohon bunga sakura jepang

pohon  bunga sakura jepang

pohon  bunga sakura jepang

pohon  bunga sakura jepang

pohon  bunga sakura jepang

Pameran Memorabilia Michael Jackson Di Tokyo Tower

Lebih dari 280 item memorabilia Michael Jackson termasuk mobil favorit-nya Rolls Royce 1967 akan dipamerkan di Jepang bulan ini.

michael jackson di tokyo jepang

Dengan tema “The Lifetime Collection,” barang-barang milik Michael Jackson akan dipamerkan di Menara Tokyo sampai tanggal 4 Juli.

Pameran akan mencakup sebuah piano antik dan sarung tangan bertabur kristal yang terkenal milik sang superstar yang meninggal dunia Juni lalu.

michael jackson di tokyo jepang

“Dengan menyaksikan memorabilia miliknya, aku bisa mengenang kembali masa-masa dimana aku menyaksikan konsernya Michael di Tokyo dulu,” kata Kimiko Sato, 49 tahun, yang tampak sedih. “Aku bahkan merasa dia masih hidup dan berada disini.”

michael jackson di tokyo jepang

Gikuhausu: Fenomena Baru Di Jepang

Belakangan ini ada sebuah fenomena baru di Jepang; Gikuhausu.

Hal ini disebabkan oleh kombinasi dari biaya sewa rumah yang tinggi, upah rendah dan keinginan bagi teknisi muda untuk berbagi kehidupan rumah tangga dengan orang-orang dengan hobi yang sama.

gikuhausu jepang

Bisa ditebak kan?

Kata Gikuhausu itu sendiri berasal dari bahasa Inggris, yaitu “Geek House” yang berarti rumah kutu buku; tempat tinggal dimana para penggila komputer bisa saling membagi uang sewa, listrik, dan air.

Sebuah apartemen Geek House dengan 2 kamar tidur di Akihabara, Tokyo, bisa disewa dengan harga 130,000 yen (atau sekitar Rp.13 juta) per bulan dan boleh ditinggali sampai 5 orang sekaligus.

Hmm. Kayaknya nanti bakalan ada Otaku House, Cosplay House, dll.

Shibuya: Fashion Anyone?

Shibuya, salah satu dari 23 distrik khusus di kota Tokyo, dikenal sebagai salah satu pusat mode di Jepang, terutama bagi kaum muda.

Shibuya, Tokyo, Jepang

Shibuya,  Tokyo, Jepang

Setelah pembukaan jalur Yamanote pada tahun 1885, kata “Shibuya” muncul pertama kali sebagai terminal kereta api untuk Tokyo bagian barat daya. Shibuya diresmikan sebagai sebuah desa pada tahun 1889, lalu statusnya berubah menjadi sebuah kota pada tahun 1909, sebagai distrik pada tahun 1932, dan sebagai distrik di kota metropolis Tokyo pada tahun 1943.

Empat tahun kemudian, 15 Maret 1947, status Shibuya akhirnya menjadi sebuah distrik khusus karena berkembang pesat sebagai sentral komersial dan pusat hiburan kelas menengah atas.

Shibuya, Tokyo,  Jepang

Dengan luas wilayah 15,11 km² dan populasi lebih dari 200.000 orang, kehidupan malam di Shibuya tidak pernah terlihat lelah.

Central Gai (Senta-gai / センター街) adalah nama dari sebuah jalan (atau lebih tepatnya sebuah gang) di tengah Shibuya. Central Gai terkenal karena disana banyak sekali toko pakaian, toko musik, dan tentu saja toko video game. Jalan ini dimulai dari outlet Starbucks dan berakhir pada papan iklan HMV dengan panjang sekitar 36,5 meter.

Hati-hati kalo mau jalan ke Central Gai, karena hampir semua barang disana dijual dengan harga yang bisa bikin dompet kamu nangis… (T_T)

Shibuya, Tokyo, Jepang

Shibuya,  Tokyo, Jepang

Salah satu cerita yang paling terkenal dari Shibuya adalah tentang kisah Hachiko, seekor anjing yang setia menunggu tuannya di stasiun Shibuya setiap hari dari tahun 1924 sampai dengan 1935. Kisah ini membuat Hachiko menjadi semacam pahlawan nasional karena loyalitasnya yang tinggi.

Sebuah patung Hachiko akhirnya dibangun bersebelahan dengan stasiun untuk mengenangnya. Dan lokasi disekitarnya, yang kemudian dinamakan Hachiko Square, menjadi titik pertemuan yang paling populer di Shibuya.

Hachiko  Square

Shibuya = 渋谷区